Short Journey to the South

Awal menjelang summer holiday, gue dan temen-temen (Avie, Rilla, Made, Dita, Sepun, Hugo, Fika) memutuskan untuk jalan-jalan ke Cornwall yang terletak di UK bagian selatan. Cornwall merupakan salah satu destinasi travel favorit para turis terutama saat summer karena pantainya yang ciamik. Apalagi kami booking hotel kecil yang tempatnya pas banget di depan pantai, jadi kalau mau main di pantai atau menikmati sunset di pantai tinggal nyebrang aja. Ini dia urutan tempat-tempat di Cornwall yang sempat gue datangi.

Karena jarak dari Newcastle ke daerah Cornwall itu sangat jawaharlal nehru alias jauh banget (7 jam naik train), dan kebetulan banget harga tiket pesawat nggak terlalu beda dengan train jadi kami berangkat naik pesawat lokal Flybe yang baling-balingnya terpampang nyata di sayap pesawat. Saat pertama kali take off, gue sempat merasa beberapa detik ini naik pesawat atau naik bajaj saking vibrate-nya super kenceng.

1. Newquay (Tocarne Beach & Towan Beach)

Newquay adalah salah satu kota yang terletak di Cornwall. Setelah landing di Newquay Airport, kami langsung naik bus menuju hotek untuk check in. Setelah ganti kostum anak pantai, langsung kita nyebrang ke pantai di depan hotel yang bernama Tolcarne Beach.

Tolcarne Beach

Tolcarne Beach

Camp para surfer di pantai. Nggak ada toiletnya lho di dalam.

Camp para surfer di pantai. Nggak ada toiletnya lho di dalam.

Setelah nyelup-nyelupin kaki ke air (yang airnya tetep dingin kayak air es), kita ganti baju sebentar untuk jalan-jalan ke city centre dan ngejar sunset. Tapi tak dinyana di tengah jalan-jalan malah nemu pantai yang nggak kalah kerennya namanya Towan Beach.

Ada jembatan antar bukit

Ada jembatan antar bukit

Tempat duduk dan perumahan di depan pantai. Banyak anak main bola disini dan pasangan orang tua yang duduk-duduk disini.

Tempat duduk dan perumahan di depan pantai. Banyak anak main bola dan pasangan orang tua yang duduk-duduk disini.

Setelah itu kami lanjut mencari tempat oke untuk foto-foto sunset. Akhirnya nemu juga lapangan luas yang cucok untuk foto-foto walaupun di moment ini kamera gue kehabisan batere hiks. Untung semuanya pada bawa kamera juga.

Sunset from the south part of the UK!

Sunset from the south part of the UK!

Look at the fort! This silhouette somehow reminds me of Hogwarts.

Look at the fort! This silhouette somehow reminds me of Hogwarts.

Jangan lupa foto ala pendaki gunung

Jangan lupa foto ala pendaki gunung

Keesokan malemnya, bertepatan dengan ulang tahun Rilla. Avie pun bikin games dan surprise party di pinggir pantai Tolcarne Beach untuk Rilla. This is entirely sweet.

Happy birthday Rilla!

Happy birthday Rilla!

2. St Ives

St Ives berada di sebelah selatan Newquay, sekitar 3 jam naik bus menuju kesana. Karena waktu yang terbatas dan kami juga harus ngejar waktu ke Eden Project, jadi di St Ives cuma sempat foto-foto bentar dan jalan-jalan ke city centrenya.

St Ives Harbour Beach

St Ives Harbour Beach yang sedang surut

Kue-kue macam pastry dan cream tea yang merupakan ciri khas Cornwall patut dicoba.

Kue-kue macam pastry dan cream tea yang merupakan ciri khas Cornwall wajib dicoba.

Looks like Teletubbies grassland

Looks like Teletubbies grassland

Ternyata di balik padang rumput langsung tebing yang super keren

Ternyata di balik padang rumput langsung tebing yang super keren

3. Eden Project

Dari St Ives masih ada satu tempat yang wajib kita singgahi yaitu Eden Project yang terletak di St Austell. Setelah bingung mau naik apa kesana, kami memutuskan naik train dan lanjut taxi ke Eden Project, itupun kalau tepat waktu dan nggak nyasar sampai sana jam 16.20, sedangkan the last entrance Eden Project pukul 16.30! And this is the best part : Avie berhasil nelpon ke Eden Project untuk minta kompensasi waktu masuknya dilamain. Akhirnya, kami dikasih waktu 20 menit extra dari Eden project! Setelah ketinggalan train 1 kali, akhirnya kami sampai di Eden Project pukul 16.20!

Eden Project

Eden Project

Eden Project berada dalam list top UK destination di dalam buku Lonely Planet edisi the Great Britain. Gue cukup penasaran dengan Eden Project yang katanya di dalamnya itu berisi tanaman-tanaman tropis yang mereka tanam dengan tekhnologi. Gue sangat kagum saat masuk ke dalamnya, mereka benar-benar mati-matian membuat tekhnologi yang digunakan untuk menanam tumbuhan tropis seperti di Indonesia contohnya. Dan kerennya lagi, project ini sebagian uangnya dijadikan sebagai charity. Kubah-kubah Eden Project ini terbagi menjadi 2 bagian yaitu tumbuhan tropis di negara Asia dan tumbuhan tropis di Mediterania.

Ini yang bagian Asia

Ini yang bagian Asia

Pandan Malaysia

Pandan Malaysia

Dita ama Made lagi pose di hutan Mediterania

Dita ama Made lagi pose di hutan Mediterania

Salah satu patung yang dipajang di kawasan hutan Mediterania

Salah satu patung yang dipajang di kawasan hutan Mediterania

Setelah ngebut menikmati isi Eden Project (karena jadwal bus paling terakhir adalah pukul 18.00), kami menuju hotel.

4. Plymouth

Esoknya, gue dan rombongan berpisah ke tempat masing-masing. Dita dan Made kembali ke Newcastle. Avie, Rilla, Fika lanjut nyewa mobil dan ke Bath, Stonehenge, Bristol dan London. Hugo kembali ke Southampton. Gue dan Sepun lanjut ke Plymouth sekalian mengunjungi Tiwi dan Tyas yang tinggal disana.

Plymouth Hoe

Plymouth Hoe

Plymouth Hoe merupakan salah satu icon kota Plymouth berupa mercusuar. Di sana juga terdapat kolam renang dan pemandangan laut yang oke. Uniknya, Plymouth University mengadakan graduation ceremony di depan Plymouth Hoe ini.

The Barbican

The Barbican

The Barbican merupakan tempat parkir kapal dan disana terdapat pula fasilitas naik perahu untuk mengelilingi pantai di Plymouth. Di antara jenis-jenis kapal, gue, Tiwi, dan Sepun memilih Royal William Yard. Awalnya gue kira bakal naik perahu terus dibalikin lagi ke tempat asal, ternyata ini kapal menuju bagian lain Plymouth dan untuk kembali ke Barbican harus menunggu sekitar 1 jam lagi dengan tarif yang sama. Akhirnya sambil nunggu, kami pun makan dulu di resto Mexico yang terletak di pulau terdampar itu.

Setelah puas jalan-jalan ditemani sang tour guide Tiwi (sayangnya waktu itu Tyas lagi sakit), akhirnya gue dan Sepun balik ke Newcastle dengan waktu 7 jam di train.

Happy summer,

deguitarra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s