Hello Switzerland! Breakfast in Zurich.

Gue dan rombongan menuju Switzerland dari Prague menaiki sleepers train supaya hemat waktu karena perjalanannya lama banget. Kami memasuki sleepers dimana satu ruangan ada 6 tempat tidur. Gue pilih tempat tidur yang di tingkat ke-3 karena jarak antara tempat tidur sampai ke atap kereta cukup lumayan bisa untuk duduk. Kalau yang di tingkat ke-1 dan ke-2, kita nggak bisa duduk karena bisa kejeduk tempat tidur di tingkat atasnya. Pusing sih gara-gara sempit, tapi selama kita bisa tidur nggak masalah kok. Jangan lupa jaga barang kalian selama perjalanan karena kita nggak tahu orang asing yang tidur seruangan dengan kita baik atau jahat.

Sleepers tumpuk tiga

Sleepers tumpuk tiga

Walaupun agak pusing dikit tapi gue seneng ternyata begini toh rasanya naik sleepers. Lumayan untuk pengalaman travelling. Akhirnya kami sampai di Zurich pagi sekitar jam 8.

Switzerland atau Swiss adalah negara yang unik. Kenapa? Karena negara ini dibatasi oleh negara Prancis dan Jerman sehingga ada kota-kota tertentu yang bahasa sehari-harinya adalah Jerman, adapula yang bahasa sehari-harinya adalah Prancis. Hari ini gue dan rombongan harus siap stamina. Setelah semalam nginep di sleepers yang sempit, kita harus nyiapin tenaga karena itinerary hari ini adalah menjelajah 3 kota di Swiss, yaitu Zurich, Basel, dan Geneva! Pagi ini, gue dan rombongan sampai di Zurich yang menggunakan bahasa Jerman.

Switzerland punya mata uang sendiri yaitu Franc Swiss (CHF) yang gue suka banget bentuknya karena colorful. Selain itu, harga apapun di Switzerland mahal-mahal, dua kali lipat dibanding di negara Eropa lain! Gue mengenalinya pertama pas booking hotel, kelihatan banget harganya lipat dua semua. Dan gue ngebandingin juga dari tumblr Starbucks yang gue beli di tiap negara, dimana harga tumblr di negara lain sekitar €10, disini €20. Karena itulah kami memutuskan untuk nginep semalam aja disini karena mahal di ongkos.

Swiss Franc

Swiss Franc

Oke, mari kita menyusuri jalanan Zurich yang sepi di pagi hari!

1. Old town

Kalau di Dusseldorf kami semua sempat bingung karena semua orang nggak ngomong di tempat umum, kalau kami sempat bingung disini nggak ada orang! Sepi mamring. Setelah keluar dari station, akhirnya jalan ke old town dan bener-bener nggak ada orang di jalan. Super aneh. Old town merupakan daerah favorit gue di Zurich yang kami datangin. Tipikal daerah tua, jalanan kecil naik turun berbatu-batu, ada sungai besar di samping bangunan-bangunan tua. Cantik!

Zurich old town in the morning

Zurich old town in the morning

Atau mungkin karena kepagian ya masih jam 9-an. Sampai-sampai gue dan rombongan berimajinasi jangan-jangan ini kota zombie jadi udah nggak ada orang lagi. Weehoooo berasa punya kota sendiri!! Kami jalan-jalan bebas liatin etalase yang banyak jual jam tangan super mahal (tipikal Swiss banget tuh jam tangan). Ketawa-ketawa, lari-lari, pura-pura dikejar Zombie, super fun!

2. St. Peter Church (St. Peterskirche)

Di area old town, terlihat dari jauh jam besar yang menjadi ciri khas dari St. Peter Church. Gereja ini merupakan salah satu gereja tertua di Zurich. Di Swiss ini memang banyak jam dimana-mana deh, mungkin ini yang men-stimulate orang supaya tepat waktu. Kita pun foto di depan St. Peter Church dari kejauhan.

St. Peter Church (St. Peterskirche)

St. Peter Church (St. Peterskirche)

3. Church of Our Lady (Fraumunster)

Gereja ini sepintas mirip banget dengan St. Peter Church sehingga sempat bikin gue dan rombongan ketipu-tipu.

Church of Our Lady (Fraumunster)

Church of Our Lady (Fraumunster)

4. Bahnhoffstrasse

Merupakan jalanan yang dipenuhi oleh toko-toko bermerk terkenal seperti Louis Vuitton, Longchamp, serta berbagai macam jenis jam tangan mahal yang dipajang di etalase toko. Dan nggak ada satupun toko yang buka. Tapi emang nggak niat beli juga sih.

Bahnhoffstrasse

Bahnhoffstrasse. Orang-orang mulai bermunculan.

Jam-jam mahal yang dipajang di etalase

Jam-jam Rolex yang dipajang di etalase

Setelah bingung lagi mau ngapain, gue dan rombongan akhirnya balik lagi ke train station untuk ngejar kereta yang ke Basel siang jam 12. Selama jalan ke train station, ada beberapa landmark unik yang kami lewati walaupun nggak tau namanya apa.

Kolam penuh kembang. Jangan2 kembang 7 rupa.

Kolam penuh kembang. Jangan2 kembang 7 rupa.

Entah batu apa ini. Yang jelas Hugo suka.

Entah batu apa ini. Yang jelas Hugo suka.

Colorful sign in Deutsch language

Colorful sign in Deutsch language

Begitulah acara jalan-jalan di Zurich yang hanya kami habiskan hampir 4 jam saja. Mari kita pergi ke kota lain di Switzerland, yaitu Basel!

Auf Wiedersehen!

-deguitarra-

 

 

One thought on “Hello Switzerland! Breakfast in Zurich.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s