Glasgow at a glance

Rencana jalan-jalan ini bermula dari email kampus yang mengadakan trip to Edinburgh by bus untuk anak-anak Business School Newcastle University dengan harga super miring, yaitu £10 untuk bolak-balik. Gue, Bagus, dan Sepun yang merupakan anak Business School langsung tancap gas untuk daftar. Beberapa saat sebelum daftar, tiba-tiba Bagus randomly ngusulin ‘gimana kalau jalan-jalan sendiri aja naik kereta biar lebih banyak waktunya?’. Ide yang bagus, Bagus!

Akhirnya dengan menambah 1 orang personil seperti biasa yaitu Mas Nanda, kami pun menyusun rencana jalan-jalan sendiri ke Edinburgh dengan naik kereta. Pas mau booking tiket kereta, lagi-lagi Bagus membuat pertanyaan ‘enak sehari doang apa nginep?’. Baiklah, mari kita ubah lagi rencananya.

Akhirnya dengan mempertimbangkan banyak faktor, kita memutuskan untuk nginep di Edinburgh dan berangkat di minggu ke-2 Februari. Gue sebagai divisi perbookingan langsung mau booking kereta dan hotel di Edinburgh. Lagi-lagi di menit terakhir ada pertanyaan dari Bagus ‘mending sekalian ke Glasgow juga nggak?’. Lama-lama gue tampar juga nih anak. Tapi usulnya boleh juga, alhasil gue membuat mapping di excel dengan 4 rencana beserta budget plannya. Tinggal menunggu pasukan pilih plan A, B, C, atau D. Akhirnya diputuskan plan A yaitu pergi ke Glasgow dan Edinburgh dengan menginap di hotel Edinburgh. Booked!

Sraid na Banrighinn! (Glasgow Queen Street)

Kami sampai di Glasgow Queen Street Station pukul 10 pagi. Glasgow terletak di UK bagian utara, dan termasuk wilayah Scotland, bukan England.

Jadi untuk yang belum tahu, United Kingdom terbagi menjadi 4 bagian besar (constituent countries), yaitu England, Scotland, Wales, dan Northern Ireland. Edinburgh dan Glasgow termasuk di dalam Scotland sehingga trip kali ini diberi judul Trip to Scotland.

Banyak keunikan yang gue temukan di Scotland. Keunikan pertama yang gue temui adalah ternyata Glasgow punya bahasa lain sendiri selain bahasa Inggris, yaitu bahasa Celtic.

IMG_9512

Baiklah, mari kita mulai perjalanan hari ini di Glasgow yang hanya sebentar ini.

1. The Necropolis

The Necropolis adalah makam kuno yang banyak terdapat patung-patung besar. Terletak 15 menit jalan kaki dari station. Karena kita agak bingung posisi the Necropolis, akhirnya gue bertanya pada 2 orang polisi yang lagi jalan patroli :

Gue : excuse me Sir, do you know where’s the Necropolis?

Polisi : sorry? What’s that? (sambil bertanya pada temannya dengan bahasa Celtic)

Gue : a cemetery

Polisi : Do you know the street’s name or something? I have no idea

Akhirnya kita tetap berpegang teguh pada googlemaps yang sangat bisa diandalkan. Mungkin polisi itu bingung ada orang pagi-pagi mau ke kuburan kuno. Sesampainya disana, suasana cukup hening (ya kali kuburan rame malah jadi serem). Gue pun foto-foto disana.

IMG_9578

IMG_9579

IMG_9587

2. Glasgow Cathedral

Glasgow cathedral juga merupakan salah satu landmark disini. Untuk foto di depannya nggak perlu jauh-jauh. Glasgow chatedral berada di seberang the Necropolis persis.

IMG_9567

3. City Chamber dan George Square

City Chamber terletak di City Centre. Jadi, jika lo menuju city centre Glasgow, disana terdapat City Chamber dan George Square. Sebenarnya apasih itu?

Sesampainya jalan kaki kesana, rupanya 2 tempat itu adalah lokasi dimana tadi gue bertanya tentang kuburan ke 2 orang polisi itu. Kembali lagi ke titik nol -__- . Tapi kemarin disana sempat ada demo tentang isu Scotland yang mau berpisah dari UK. Huwoo, sebelum pisah beneran, mari kita jelajahi Scotland dulu mumpung bisa masuk tanpa visa!

IMG_9601

IMG_9524

Di tengah jalan dari Necropolis menuju City Centre, gue nggak sengaja nemu pemain musik jalanan khas Scotland, yaitu pria-pria memakai rok dan meniup terompet khas.

IMG_9599

4. Gallery of Modern Art

Merupakan museum dengan free entrance yang berisi tentang seni-seni patung, lukisan, video, dan lain-lain.

IMG_9603

IMG_9612

IMG_9617

5. Lunch at Mexican Kitchen – Pinto

Waktunya makan siang! Sekilas ada tempat makan halal, jadi kita masuk kesana dan kebetulan ada sertifikat dari trip advisor kayak begini :

IMG_9628

Tapi sejujurnya gue kurang kenyang makan disini karena makanannya kayak chiki. Gue makan siang pake nachos yang rupanya mirip ciki dicampur daging rendang (nah loh).

IMG_9623IMG_9624

6. University of Glasgow

Setelah perut geli-geli sedikit keisi nachos, kita rencana untuk menuju University of Glasgow. Karena tempatnya cukup jauh, jadi kita menuju halte bus sambil menyusuri jalan Buchanan, yang mana Sepun berkali-kali nyanyi ‘Buchanan..Buchanaaan’ (Itu bujangan, pun. Hentikan.). Karena busnya nggak lewat-lewat, akhirnya kita naik taksi ke University of Glasgow.

IMG_9655

Di dalam University of Glasgow, terdapat tourism attraction seperti museum-museum dan souvenir shop. Akhirnya kita memasuki salah satu museum yaitu Hunterian Museum. Bagus yang maniak dengan museum dan senjata-senjata langsung nggak sabar pengen masuk ke dalam. Ternyata di dalamnya bukan berisi senjata-senjata, melainkan alat-alat kedokteran dan biologi.

IMG_9672

IMG_9675

Setelah puas lihat-lihat segala macam yang berbau dengan kedokteran, kita nyari masjid terdekat untuk sholat Dzuhur dan Ashar. Sampailah kita di masjid kecil yang dari dapurnya tercium aroma kari.

Begitulah jalan-jalan kilat di Glasgow bersama pasukan. Kita menuju Edinburgh untuk check in di hotel dan melanjutkan perjalanan disana besok Minggu.

Happy travelling!

-deguitarra-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s