Day 3 : City Sightseeing, Sherlock Holmes Museum, Chelsea Stadium, Carnaby Street

Hari ketiga, waktunya santai karena ngak terikat harus bangun pagi!

Hari ini, kebetulan kita ditemani jalan-jalan oleh Pak Jeff yang lagi mampir di Wisma Caraka. Pak Jeff udah lama banget tinggal di London dan orangnya hobi cerita & jalan, jadi cocoklah kita jalan bareng. Hari ini Pak Jeff ngajak naik bus keliling London supaya bisa lihat pemandangan London, nggak seperti kalau naik tube. Inilah pemandangan yang menarik selama sightseeing :

1. Sherlock Holmes Museum

Kalau udah pernah nonton Sherlock Holmes Museum, pasti udah tau 221 B Baker Street. Yap, itu adalah tempat tinggal sang detektif. Tepat di jalan itu pula terdapat Sherlock Holmes Museum, tapi sayangnya karena kemrin antrenya panjang jadi gue nggak sempet masuk, cuma beli souvenirnya aja.

Sherlock Holmes Museum

Sherlock Holmes Museum

221B Baker Street

221B Baker Street

The Detective's phone

The Detective’s phone

2. Beatles Store

Pasti pada tau dong group band jadul yang namanya the Beatles. The Beatles yang berasal dari Liverpool UK ini menjadi salah satu band legendaris dan namanya dikenang dimana-mana, salah satunya ada di Beatles Store ini. Toko ini menjual berbagai macam souvenir the Beatles mulai dari kaos, keychain, sticker, postcards, dan sebagainya.

London Beatles Store

London Beatles Store

Karena gue nggak terlalu freak sama Beatles, gue cuma beli postcardsnya aja yang gambarnya adalah salah satu cover albumnya yang menjadi ciri khas the Beatles, yaitu saat mereka berempat nyebrang di Abbey Road.

the Beatles - Abbey Road

the Beatles – Abbey Road

Abbey Road adalah salah satu jalan di London. Awalnya gue bertekad pengen foto di jalan ini (mumpung jumlahnya pas gitu ber-4), tapi sayang waktunya nggak cukup, huhu. Lain kali ya mungkin.

3. Rumah Lady Diana

Cuma 2 detik lewat rumah mendiang Lady Diana karena kita nggak turun dari bis. Rumah dari ibu kanding Pangeran William ini berada di Kensington Palace, London.

Kensington Palace

Kensington Palace

4. Chelsea Stadium

Stadion utama Chelsea bertempat di London bagian selatan. Walaupun gue sama sekali bukan penggemar bola, tapi gue wajib foto di depan stadion ini. Sebenernya ada tour stadiumnya juga, tapi karena keterbatasan waktu (dan gue udah pernah ikut tour yang di St James Park, mungkin kurang lebih sama), jadi kita nggak masuk. Setelah puas foto-foto, seperti biasa beli souvenir di Chelsea Official Store. Dan gue baru tau harga jersey bola ternyata mahal juga ya, untuk yang polos nggak ada nama harganya £47, dan yang ada nama pemainnya £70.

Chelsea Stadium

Chelsea Stadium

Ada pemain ceweknya ya ternyata

Ada pemain ceweknya ya ternyata

Jersey Chelsea

Jersey Chelsea

5. Late lunch at Diyarbakirlilar Sofrasi

IMG_8311

Hosh hosh, panjang betul ya nama restorannya.

Setelah puas jalan-jalan dari London utara ke selatan, kita isi perut dulu di restoran rekomendasi dari Pak Jeff, yaitu di Kurdistan restoran. Gue pesan kebab apaa gitu namanya, enak ada keju di bagian bawahnya. Ternyata sebelum makan, kita diberi appetizer berupa roti dan salad ala Kurdistan. Setelah makan, kita pesen dessert berupa Baklava. Baklava dari jauh ini mirip dengan molen Kartika Sari yang ada di Bandung. Rasanya enak banget tapi agak kemanisan karena ada madunya.

Salad

Salad

Rotinya enak banget

Rotinya enak banget

Kebab

Kebab

Baklava

Baklava

Setelah makan kekenyangan, kita lanjut ke tujuan terakhir yaitu Oxford Street, Piccadily Street, dan Carnaby Street!

6. Oxford Street – Piccadily Street – Carnaby Street

Ketiga jalan ini berada berdekatan, dan tiap malam (apalagi menjelang natal begini) selalu penuh banget oleh lautan manusia. Disana adalah pusat belanja dan banyak hiasan lampu-lampu jalan yang temanya berganti tiap event. Karena sebelumnya kita udah pernah mampir di Oxford Street, jadi kita cuma menjelajah 1 toko aja yang bikin Bagus dan Mas Nanda nggak mau pulang, yaitu Hamleys yang tidak lain adalah toko mainan.

Ada lima lantai, semua tentang mainan

Ada lima lantai, semua tentang mainan

Beginilah kalau jalan sama anak-anak cowok. Di lantai dimana ada mainan tamiya, langsung histeris semua. Dan gue diam. Di lantai selanjutnya ada mainan ngerakit mobil, langsung histeris, dan gue diam. Di lantai selanjutnya ada area xbox, PS3, dan nintendo wii-U, langsung khusyuk, dan gue diam. Pas ngelewatin lantai bagian Barbie langsung “Nah ini tempatnya Anin, silakan menikmati waktunya cuma 10 menit”. -__-

Tapi gue paling suka di tempat bagian Harry Potter. Kenapa tongkat Harry Potter harganya mahal ya huhu. Nanti kapan-kapan mampir lagi kesana deh.

Di Piccadily Street, terdapat patung cupid yang konon katanya kalau kita jalan mengelilingi si cupid 3 kali maka suatu saat kita akan kembali ke London.

Patung Cupid

Patung Cupid

First apple store in Europe, di Regent Street dekat dengan Oxford Street

First apple store in Europe, di Regent Street dekat dengan Oxford Street

Setelah itu kita iseng ke Carnaby Street, yaitu tempat bersejarah bagi The Beatles dan Rolling Stones.

Carnaby Street

Carnaby Street

Jam menunjukkan pukul 6 sore, dan malam ini Uwaknya Bagus yang bertempat tinggal di dekat wisma Caraka mengundang kita semua ke rumahnya. Dan surprised.. ada pempek asli bikinan sendiri dengan ikan belunak yang enak buanget! Plus gado-gado dan krupuk Palembang.

Baiklah itu pengalaman hari ini, dan bersiap bangun pagi untuk perjalanan ke kota Bath besok!

-deguitarra-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s