Ngaji di Leicester

Hah, jauh banget ngaji di Leicester?

Jadi begini ceritanya. Di UK, terdapat organisasi untuk orang Indonesia Islam yang tinggal disini, namanya Kibar (Keluarga Islam Indonesia di Britania Raya). Walaupun kelakuan gue masih minus alias belum alim-alim banget, tapi gue tertarik ikut acara yang rutin diselenggarakan oleh Kibar tiap spring dan autumn ini, namanya Kibar Gathering. Kebetulan bulan ini masuk musim gugur, jadi judul acaranya Kibar Autumn Gathering 2012. Dengan berbekal kerudung, tiket kereta, dan uang administrasi £15, gue dan teman-teman lain yaitu Sepun, Bagus, Rara, dan Oli berangkat ke Leicester untuk ikut acara ini selama 2 hari 1 malam. Here we go!

Name tag yang wajib disimpen buat kenang-kenangan

Name tag yang wajib disimpen buat kenang-kenangan

Kita berlima berangkat naik train dari Newcastle jam setengah 8 pagi. Selama 3 jam perjalanan dan transit 1 kali di Sheffield, semuanya berjalan lancar. Sampai di Leicester, langsung nggak sengaja ketemu dengan peserta Kibar juga yang lagi menunggu transport panitia. Ikutlah kita dan sampai di lokasi acara dengan selamat sentosa!

Setelah registrasi ulang dan ngambil snack gorengan, gue dan Rara duduk di bagian wanita. Acara dimulai dengan sambutan panitia, ceramah, foto bareng Pak Kedubes, dan makan snack. Tapi beginilah anak muda. Di tengah ceramah, kita berlima cabut sebentar ke dapur buat makan dan ke lapangan untuk foto-foto. Mari kita istighfar bareng-bareng dulu.

1 jam pertama - semangat dengerin ceramah

1 jam pertama – semangat dengerin ceramah

1 jam kedua - groookkkk

1 jam kedua – groookkkk

1 jam ke-3 - cabut bentar ke dapur

1 jam ketiga – cabut bentar ke dapur

1 jam keempat - foto di lapangan

1 jam keempat – foto di lapangan

Kita pun balik ke hall dan mendengarkan ceramah. Setelah makan siang dengan menu soto, kami ikut acara lagi di hall yaitu ceramah (dan ternyata makin malam ceramahnya makin seru!) dan juga talk show dengan tema belajar di UK.

Keesokan harinya, acaranya makin oke. Walaupun pagi buta udah dibangunin untuk sholat Tahajud, ngaji, perkenalan, dan diskusi, tapi tumben banget mata gue nggak ngantuk sama sekali. Abis sholat dan ngaji, ada drama kecil-kecilan yang temanya kematian. Gue menoleh sekeliling. Di antara semua cewek yang ada di dalam ruangan, 95% orang pada nangis dan gue termasuk yang 5%. Tapi however, dramanya bikin gue ‘jleb’ banget. Two thumbs up deh buat mbak-mbak yang bikin skenarionya. Setelah itu, ada senam pagi. Gw excited banget, secara udah lama banget nggak fitness. Setelah senam, ini dia yang ditunggu-tunggu. Sarapan bubur ayam! Endang bambang luar biasaaaa.

Setelah sarapan, ada acara khusus wanita yang seru juga yaitu quiz cerdas cermat dan bikin yel kelompok juga. Entah apa yang ada di pikiran gue saat itu, dimana kelompok lain pake nama grup ‘Aisyah’ atau ‘Fatimah’, kelompok gue malah ‘CUPCAKES’. Dimana yang lain lagu yelnya formal (tapi ada yang cherry belle juga sih), kelompok gue pake lagu ‘HEY I JUST MET YOU, AND THIS IS CRAZY..’ dengan liriknya diubah sedikit. Harusnya pas nyanyi gue pake cadar buat nutupin muka.

Acara selanjutnya adalah acara bebas, yeay! Kami berlima langsung nyerbu ke stand bazar yang jualan makanan-makanan Indonesia. Gue beli pempek, batagor, es teler, kerupuk udang mentah, dan 4 bungkus tepung kobe. Temen-temen yang lain juga ngeborong bandeng, maicih, abon, tempe, kacang garuda, beng-beng, seru deh. Tapi emang agak mahal ya, secara jarang banget itu makanan Indonesia ada disini. Pempek isi cuma 2 biji aja £4. Batagor juga £4 sepiring. Es teler segelas plastik mini £1. Maicih udah meroket jadi £4. Sabarrr.. Dan akhirnya kami berlima tertarik impulsif main tarik tambang. Dan terjadi tragedi anomali si Bagus disini.

Nggak ada angin, nggak ada hujan, becek, nggak ada ojyeg, cuma Bagus yang jatoh ampe keseret-seret.

Setelah puas tarik-tarikan, kami akhirnya nebeng mobil panitia ke stasiun. Karena kereta masih berangkat 1 jam lagi, kami pergi dulu jalan-jalan di sekitar stasiun, yaitu ke Leicester Museum dan University of Leicester.

Pose dulu dengan autumn edition

Pose dulu dengan autumn edition

Dinosaurus di dalem museum. Asumsikan 11-12 deh sama museum Geologi Bandung

Dinosaurus di dalem museum. Asumsikan 11-12 deh sama museum Geologi Bandung

Bagian yang paling gue suka di museum ini

Bagian yang paling gue suka di museum ini

Binatang

Binatang

Mapple leave

Mapple leave

Salah satu pojok University of Leicester

Salah satu pojok University of Leicester

Setelah sejam puas jalan-jalan, terjadilah tragedi lain. Yang pertama adalah ketinggalan kereta saat transit di Nottingham gara-gara kereta dari Leicester telat 4 menit. Huh gimana siih kok bisa delay (sok-sokan marah padahal di Jakarta delay 1 jam juga udah biasa). Untungnya karena disini semua serba fair, jadi kami bisa naik kereta jadwal selanjutnya. Makin telat lah ntar di tempat transit selanjutnya di Chesterfield. Untungnya jadwal kereta di Chesterfield delay 1 jam, jadi kami nggak ketinggalan kereta. Lagi seneng-seneng karena nggak ketinggalan kereta, sambil foto-foto, tiba-tiba terjadi tragedi selanjutnya. TAS RANSEL SI BAGUS KETINGGALAN DI KERETA!

Setelah berusaha mengikhlaskan isi tasnya yang terdapat berbagai macam kabel, router, baju, dan makanan-makanan Indonesia yang dibeli dari bazar, kita pun mulai cekikikan lagi ngobrol-ngobrol sampe Newcastle.

Begitulah cerita pengajian Leicester yang gue ikutin bareng temen-temen. Moga-moga bisa ikutan acara seru selanjutnya ya di UK!

Salam,

-deguitarra-

PS : Udah 3 minggu tas si Bagus belum balik juga. Selamat bagi yang menemukan, anda akan mencium bau bangkai Bandeng.

4 thoughts on “Ngaji di Leicester

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s