Oh, ini toh Pekan Raya Jakarta!

Malam!

Rasa penasaran gue kepada PRJ (Pekan Raya Jakarta) akhirnya selesai sudah. Hari ini, gue mendatangi dua event akbar pesta diskon yang diselenggarakan Jakarta, yaitu Jakarta Bookfair di Istora Senayan (yang biasanya ada tiap 6 bulan sekali) dan PRJ di Kemayoran (yang diadakan setahun sekali) dalam memperingati ultah Jakarta. Senang! Tapi sekaligus agak sedih melihat sisa uang di dompet.

Jadi, gue hampir selalu dateng di acara bookfair yang ada di Istora. Walaupun diskonnya masih kurang besar (rata-rata buku bagus kena diskon 20% doang, sedangkan banyak yang 50-70% untuk buku kurang bagus), tapi cukup tempting dan pasti pulang dengan membawa tentengan buku impulsif. Kali ini, gue tidak terlalu kalap karena minggu sebelumnya gue udah beli beberapa buku di pesta diskon Periplus dan Kinokuniya di FX. Emang deh ya hobi gue adalah beli buku dan senang memandangi rak buku yang indah, penuh dengan buku. Tapi entah kapan dibacanya.

Oke, di post kali ini gue pengen fokus cerita tentang PRJ. Dimana sejak tahun lalu gue cukup penasaran untuk dateng kesana, tapi sekaligus males karena yang ada di bayangan pasti panaaas, banyak orang, dan hingar bingar panggung yang super kenceng suaranya Subhanallah. Tapi daripada penasaran terus, akhirnya tahun ini gue berhasil ke PRJ bersama temen kantor gue yaitu Hugo. Hari ini judulnya adalah kakak yang menemani adiknya jalan-jalan ke PRJ. Gue kakaknya, by the way.

Sesampainya di PRJ, kita antre tiket masuk sebesar Rp 25.000,- . Sesampai di dalam, gue langsung membuka payung pinky polkadot gue karena panasnya lumayan *info nggak penting*. Yang membuat gue sumringah adalah : di dalam adalah surga makanan! Mulai dari yang jual chiki dibungkus dalam 1 plastik gede dan dijual 10ribuan, minuman botol yang dijual murah meriah, sampe es krim korea yang dijual cuma 20ribuan dapet 3, martabak mesir, takoyaki, dunkin donut dengan bonus 3 biji tiap pembelian 9 biji, bakpia asli dari Jogja, roti unyil asli dari Bogor, Amanda brownies dari Bandung, mie goreng, segala macam nugget, dan nggak ketinggalan pastinya kerak telor dari Betawi asli. Pertama-tama, gue dan Hugo cuma beli es krim Korea dan minuman botol sepaket yang isi 3.

Stan makanan dimana-mana

Stan makanan dimana-mana

Makanan lagi

Makanan lagi

Setelah makan es krim korea, Hugo ribut pengen ke Hall E. Gie sudah mulai curiga, dan ternyata kecurigaan gue benar. Disana ada stan ini :

Gue benci permainan masuk ke rumah hantu seperti ini -__-

Gue benci permainan masuk ke rumah hantu seperti ini -__-

Gue pun dipaksa masuk. Dengan membayar tiket Rp 25.000,- , gue masuk beserta rombongan lain. Di awal-awal, gue masih segar bugar mata melek merona. Tapi setelah ada tangan tiba-tiba keluar dari tembok sambil berusaha menggapai-gapai gue dan lainnya, gue pun melmbai tangan ke kamera. Eh salah, disini sayangnya tidak ada kamera. Walhasil, yang gue lakukan di dalam cuma mencengkeram jaket si Hugo (lebih tepatnya mencekik mungkin) sambil merem dan tereak-tereak kalo ada hantu muncul ngagetin. Yang gue denger di dalem cuma teriakan : “HUAAAAA POC***! HUAAAAA SUSTER NGESOT! HUAAAAA SETANNYA BERDIRI SENDIRI”. Mending gue merem aja deh. Oh iya di bagian-bagian akhir tiba-tiba terasa ada yang gelendot di belakang gue. Gue kira poc***, tapi kok gelendotnya terus-terusan. Gue mulai tegang sesekali gue kibas-kibasin tangan gue dan dorong-dorong ke belakang sambil ngerengek-rengek (mata masih merem lho ya) “HUGOOO DI BELAKANG GUE ADA APAAAAA”. Sesampainya di luar, ternyata yang gelendot adalah mbak-mbak cantik yang sama ketakutannya kayak gue dan sialnya dia terlepas dari cowoknya. Maaf ya mbak atas keberingasan gue di dalam, sesungguhnya itu pure tidak sengaja.

Setelah mules capek tereak dari rumah hantu, gue pun minta diceritain sebenarnya di dalem tadi ada setan apa aja, sembari memasuki Hall D. Di dalam hall D ini banyak dijual juicer seru, kompor listrik hi-tech dari Jepang, pokoknya peralatan emak-emak di dapur deh, dan juga alat elektronik. Dan gue sumringah melihat ada toko Body Shop yang lagi gelar banyak diskon. Lumayan dapet milk cleanser dengan diskon 50%, yuhuuu.

Dari Hall D, kita beranjak lagi ke stan di luar, kali ini kita makan Takoyaki dan Macha Milk (es parut diberi susu kental manis dan sirup teh hijau).

Stan Takoyakiv

Stan Takoyaki

Takoyaki

Takoyaki

Macha Milk

Macha Milk

Setelah kenyang, kita masuk ke hall B dan C yang isinya adalah pameran produk dari dari propinsi-propinsi di Indonesia, dan juga toko elektronik.

Dan saat di bagian elektronik, impulsively I bought this stuff only with IDR 150K !

Radio and MP3 portable

Radio and MP3 portable

Hari sudah semakin sore dan Hugo lagi-lagi maksa gue masuk, kali ini ke sini:

Rumah Hantu Imut. Kenapa banget ya harus pake imut -___-

Rumah Hantu Imut. Kenapa banget ya harus pake imut?

Kali ini gue bener-bener nggak mau. Hugo merengek, gue menolak. Pas gue liat pemandangan di samping kiri, ada anak kecil merengek ke ibunya dan ibunya menolak masuk. See, Go? You just no different with the child. And I’m the mom then -__-.

Akhirnya kita pun kelaperan dan makan di foodcourt dengan menu nasi goreng dan kerak telor. Ternyata makin malam, suasana PRJ makin rame orang dan menggila.

Pasar malem

Pasar malem

Panggung besar yang siang tadi nggak ada isinya, sekarang udah penuh hingar bingar dan biasanya bakal ada artis ibukota dateng (sesuai jadwal yang tersedia). Kita pun pulang dan taksi susah banget dicari. Mulai bingung pulang naik apa. Akhirnya kita naik bajaj dulu sampe ke Sunter, lalu lanjut taksi. Capek banget buat jalan-jalan hari ini tapi worth it dengan barang-barang murah yang didapet, haha.

So happy birthday, Jakarta! Thank you for the discount party and also the… traffic jam.

Sincerelly,

your new comer

-deguitarra-

One thought on “Oh, ini toh Pekan Raya Jakarta!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s