Preparing for the next Business Trip

Malam !

Minggu ini merupakan salah satu minggu terempong gue. Mulai dari training tentang Container Terminal (dimana pengajarnya adalah seorang bule Belanda yang baik banget dan masih keep contact via email sama kita semua), ngurus dokumen SPT pajak (walaupun ujung-ujungnya titip temen kantor), ngurus SIMFONI buat simpanan pensiun (walaupun ujung-ujungnya titip renny yang ngurus kelanjutannya di bank), ngurus dokumen buat internship, ngurus dokumen serta tes seleksi S2 beasiswa di luar negeri, serta tak lupa sibuk hedon dan mengecilkan paha.

Tapi malem ini gue mau cerita tentang persiapan internship atau istilahnya business trip dari kantor gue. Business trip pertama gue adalah di Pontianak selama sebulan, lalu yang kedua di Lampung selama 2 bulan, dan yang ketiga ini adalah di Yantian, Shenzhen, Cina selama 1 bulan ke depan.

Awalnya gue merasa sangat cemas dengan keadaan di Cina karena beginilah yang ada di benak gue saat mendengar kata Cina :

Bayangan di otak

Bayangan di otak

Dan di tengah jalan banyak ditemukan seperti ini :

Haiyaaaaaaa

Haiyaaaaaaa

Dan ternyata setelah gue googling Shenzhen, untunglah kotanya jauh dari bayangan di otak, yaitu seperti ini :

Shenzhen

Shenzhen

Jadi, karena gue dan beberapa temen gue bakal difokuskan untuk mengelola container terminal, maka gue dan ketujuh temen lainnya dapet kesempatan untuk internship disini. Sebenernya ada 2 tempat tujuan internship, 4 orang termasuk gue di Shenzhen Cina, sedangkan 4 orang lainnya di Hong Kong.

Jadi di postingan blog gue kali ini, gue bakal sharing tentang barang-barang yang menurut gue penting untuk dibawa. Tapi bukan koper, pasport, baju, dan sebagainya yang bakal gue bahas disini karena semua orang juga tau kalo benda-benda itu mutlak dibawa. Ini dia barang-barang unyu yang gue siapin untuk disana :

1. Passport Pouch

Passport pouch adalah kantong yang dipakai untuk nyimpen passport, tiket, boarding pass, duit, dan catatan-catatan kecil yang berkaitan dengan perjalanan. Lah, apa bedanya sama kantong biasa? Jawabannya adalah : passport pouch lebih unyu dan lebih tertata. beginilah bentuknya :

Passport pouch tampak depan

Passport pouch tampak depan

Penampakan passport pouch kalo dibuka

Penampakan passport pouch kalo dibuka

2. Kamus percakapan sehari-hari

Coba bayangkan. Bagaimana jika lo tersesat di China dimana orang-orang sangat jarang bisa berbahasa Inggris dan bahkan tulisan mereka pun beda banget. Muncullah lagi bayangan di otak kalo kita lagi nanya ke orang cina :

???

???

Walaupun pasti udah banyak papan penunjuk jalan yang menggunakan tulisan latin, tapi tetep aja rasa keparnoan lebay ini menyeruak. Akhirnya gue beli ni kamus percakapan sehari-hari. Minimal tau deh bahasa cinanya ‘apakah makanan ini mengandung babi’.

Percakapan sehari-hari Mandarin, sistem cas pleng! (berdasarkan cover)

Percakapan sehari-hari Mandarin, sistem cas pleng! (berdasarkan cover)

3. Buku traveling Shenzhen – Hongkong – Macau

Karena letaknya yang berdekatan, agak rugi jika kita nggak singgah terlebih dahulu di Hongkong dan Macau sekaligus. Dan pas gue jalan-jalan di toko buku, pas banget ada buku ini:

Hong Kong, Macau, dan Shenzhen

Hong Kong, Macau, dan Shenzhen

Menurut gue, buku ini cukup oke dengan bahan kertas yang licin dan full color, serta bonus dvd di dalamnya. Isi buku ini adalah panduang traveling ketiga tempat itu, mulai dari tiket pesawat, tiket penginapan, rute MTR, objek-objek wisata, dan sebagainya.

Sedikit isi buku

Sedikit isi buku

4. Diary

Hmmm diary? Hellooooo..

Diary hasil bonus dari majalah -__-

Diary hasil bonus dari majalah -__-

Mungkin diary udah nggak jaman di usia kepala 2 seperti gue. Sepertinya diary lebih unyu digunakan oleh cewek remaja berusia belasan tahun. Tapi jangan salah.. Walaupun nulis di blog lebih enak, tapi tetep aja di dalam diary kita bisa nempel semua bukti-bukti transaksi kita (misal : tiket bioskop, paid bill makan makanan enak, kupon apapun) yang sebenernya mungkin nggak ada artinya di mata orang lain tapi itu sangat berharga buat kita. Bawa diary ini kesana untuk ditempelin semua transaksi lucu yang terjadi disana. Hore!

Salah satu isi diary yang penuh dengan tempelan

Salah satu isi diary yang penuh dengan tempelan

5. Peta Public Transportation

Ada baiknya jika kita udah pegang peta public transportation disana (MTR atau metro). Bisa dengan cara ngeprint peta metro ataupun bisa download aplikasi via AppStore untuk apple ataupun via Google Play untuk Android.

Bagian kecil dari Shenzhen Metro yang ada di Android

Bagian kecil dari Shenzhen Metro yang ada di Android

Baiklah itu aja yang sempet gue share disini. Sebenernya masih ada barang-barang lain yang lucu dan nggak kalah pentingnya, seperti kaus dalam berkantung (untuk nyimpen uang cash), moisturizer, makanan-makanan kering, dan sebagainya.

Baiklah, tak terasa sudah berganti hari. Mari tidur !🙂

Cheers,

-deguitarra-

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s