Body Combat vs Fitball

Malam!

Karena gue lagi semangat-semangatnya ngegym, jadi walaupun udah jam 11 malem gue tetep bersemangat ngepost tentang pengalaman gue ngegym sehari-hari.

“Demiiii turun badaaan 6 kilo setahuuun.. Se..taa..huuuunn”

*sembari menyanyikan lagu fitness anthem karangan sendiri dengan koreo hormat kepada tempat fitness

Malem ini gue mau sharing tentang jadwal yang gue bikin sedemikian rupa sehingga bisa giat ngegym. Jadi, di tempat fitness, gue ikut program yang nggak dateng tiap hari tapi cuma bisa hari Senin, Rabu, Jumat, dan Minggu. Dan setiap hari Senin – Kamis, gue pulang kantor pukul 17.00, sedangkan Jumat gue pulang kantor pukul 16.30. Jadi berikut adalah jadwal ngegym gue :

Senin : 18.15 – 19.45 (Workout biasa, target ngilangin 300 kalori. Kalo lagi pengen bisa ikut fitball class jam 18.15 – 19.15, lalu lanjut workout)

Rabu : 18.15 – 19.45 (Workout biasa, target ngilangin 300 kalori. Bisa latian cardio ditambah latian lengan dikit-dikit biar nggak gelambir nih lengan)

Jumat : 17.00 – 17.45 (Renang, minimal 14 putaran)

Minggu : 11.20 – 12.20 (Body Combat Class), ditambah workout dikit-dikit kalo masih kuat, 100 kalori aja cukup.

Begitulah jadwal gue, hohoho. Sebenarnya banyak banget ragam kelas yang diselenggarain. Tapi berhubung yang gue minatin cuma itu dan jadwalnya pas, jadi gue paling sering ikut kelas itu. Di post sebelumnya, gue udah cerita tentang Belly Dance class. Dan sekarang gue mau cerita tentang Body Combat Class dan Fitball Class.

1. Body Combat

Ada yang belum tahu Body Combat? Gue akan mencoba menjelaskan dengan bahasa gue yang cetek ini.

Jadi, body combat adalah sejenis olahraga aerobic, namun gerakannya adalah gerakan bela diri, campuran antara tinju dan taekwondo, dan mengikuti irama musik yang menggebu-gebu.

Hiyaaaaaat

hiyaaaaaaaaat

hiyaaaaaaaaat

Gue sangat sukaaaaa dengan body combat! Selain gerakan-gerakannya yang sangat lincah dan mengeluarkan banyak keringat, senam aerobic jenis ini terlihat cool. Gimana nggak keren, lo bergaya ala petinju saat senam, hohoho. Ditambah lagi dengan suara effect lagu yang sangat pas dengan gerakan-gerakan senam yang menambah kekerenan lo sebesar 34%. Tapi sebelum ikut kelas Body Combat, pastikan lo udah makan karena ini termasuk olahraga yang sangat melelalahkan. Pendinginannya aja pake push up.Oiya, sikap trainernya bisa menambah semangat kita buat Body Combat sekitar 48%.

2. Fitball

Pernah liat iklan pembalut wanita dimana ada wanita duduk di bola-bola besar sambil tertawa girang dan menyanyi “nggak tembus ke samping!”. Dan kemudian dia berkata ” anti kerut, anti bocor…”. Disitu, Revalina terlihat oke dan badannya langsing. Oh oke maaf, bukan iklan ini yang bakal gue bahas.

Nah itu adalah alat utama dari olahraga Fitball yang tergolong dalam kelas Body and Mind (nggak sejenis dengan body combat yang termasuk aerobik. Contoh lain dari kelas Body & Mind adalah Yoga, Pilates, dan sebagainya). Alat lain yang dipakai di kelas ini adalah matras dan dumpbell.

Gue iseng ikut kelas Fitball karena dalam pikiran gue olahraga ini unyu dan feminin banget. Gue pun masuk dan mengambil bola berwarna pink dan matras biru (ya kali harus dijelasin detail). Gue pun memulai gerakan dengan unyu.

Namun keunyuan ini berubah menjadi membunuh pelan-pelan.

Lain dengan tipikal Body Combat yang gerakannya kenceng dan keringat langsung menetes deras, fitball bermain dengan gerakan-gerakannya yang kalem dan anggun tapi membuat persendian gue encok.

Gerakan fitball mulai menjadi-jadi

Gerakan fitball mulai menjadi-jadi

Mungkin gara-gara gue udah nggak konsen gara-gara gerakannya yang complicated dan perlu konsentrasi tinggi biar seimbang, gue pun mendengar trainernya berkata “Three, two, one, ENDANG! Three, two, one, ENDANG!”, dan setelah gue dengarkan seksama sekali lagi ternyata “Three, two, one, and down”. Setelah beberapa saat, kita semua disuruh ambil dumpbell yang tertumpuk rapi di pojokan. Karena gue suka ungu, jadi gue mengambil sepasang dumpbell warna ungu diantara tumpukan dumpbell pink, ungu, dan biru.

Dan ternyata agak salah. Warna menunjukkan berat.

Jadi, pink adalah 1 kg, ungu adalah 2 kg, dan biru adalah 5 kg. Gue bersyukur karena biru bukanlah warna favorit gue.

Setelah satu jam, latihan pun selesai. Nggak diduga ternyata walaupun gerakannya pelan tapi cukup bikin keringetan dan setiap selesai mengikuti kelas apapun, mood baik gue bertambah sekitar 71%. Gue keluar kelas dengan sumringah. Apakah minggu depan gue akan mengikuti kelas fitball lagi? It’s not as interesting as bodycombat but so much fun thou. So I’ll decide it next monday.

Begitulah cerita ngegym gue. Tetap doakan berat badan gue turun 6 kg di penghujung tahun 2012 ini yah!

Salam olahraga,

deguitarra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s