Life is good with traveling, foods, and friends

Selamat pagi!

Awal 2012 ini cukup menyenangkan bagi gue, diawali dengan kepulangan gue ke Surabaya ketemu dengan keluarga. Seminggu kemudian, gue jalan-jalan ke Bandung bersama temen-temen. Dan seminggu kemudian, gue bersama temen-temen kantor ada acara di Puncak, Bogor. (Dan harusnya, Senin besok gue ada tugas ke Pangkal Balam di Pulau Bangka selama seminggu, tapi karena dipindahin ke perusahaan lain jadi batal, huh!). Ini adalah perjalanan makan gue selama di Surabaya Bandung dan Bogor, siapatau bisa jadi referensi teman-teman.

Surabaya

Selama di Surabaya, acara gue sehari-hari adalah makan dan jalan-jalan di mal. Mumpung ada mal baru yang namanya Grand City, gue dan adik gue pun jalan-jalan kesana untuk makan dan liat-liat.

Roti Tisu

Roti Tisu

Gue baru pertama kali liat konsep kue yang bentuknya mirip tumpeng ini. Tertarik, gue pun membelinya. Rasanya manis gurih kayak roti Cane Aceh, dan bentuknya yang unik ini bener-bener menambah nilai plus di mata konsumen sekitar 44%. Roti tisu ini lucu buat para ABG yang lagi pacaran terus beli roti tisu, dimakan bareng-bareng, foto-foto depan roti, lalu ditweet : “lagi makan roti tisu”. Buat yang penasaran, bisa dibeli di foodcourt Grand City.

Setelah puas makan roti tisu, gue dan adik gue beranjak untuk mencoba restoran sushi dan pancake yang namanya Mayang (mumpung lagi ada voucher). Pertama kali gue denger namanya, gue sempet berpikir. Ini restoran ngejual pancake sama sushi, tapi kok namanya Indonesia banget ya? (Untung aja bukan Mak Tukiyem – Sushi and Pancake). Lain halnya dengan Pancious, Mr. Pancakes, atau The Nannys yang kebarat-baratan. Usut punya usut, pemilik dari resto ini adalah mbak Mayangsari *sembari melihat foto besarnya dipajang di depan resto sambil tersenyum sumringah*.

Kiddy Coin di Resto Mayang

Kiddy Coin di Resto Mayang

Kiddy Coin adalah pancake yang bentuknya mini-mini dan dicampur dengan es krim, potongan buah-buahan segar (strawberry, peach, kiwi, pisang, apel, dan kismis), lalu di atasnya ditaburin bubuk kacang dan selai strawberry. Rasanya endang bambang !

Makanan kedua adalah pancakerasa karamel dengan es krim coklat. Rasanya juga endang bambang, setara dengan the Nannys.

Caramel Pancake with chocolate ice cream

Caramel Pancake with chocolate ice cream

Supaya nggak eneg, sebaiknya nggak cuma pesan pancake manis, tapi juga pancake asin. Maksud dari pancake asin adalah pancake yang bukan rasa buah-buahan, tapi yang terdapat unsur daging dan aroma pastanya.

Burger pancake

Burger pancake

Menurut gue, Mayang ini rasanya enak. Nggak kalah (atau bahkan setara) dengan pancake the Nannys dan menurut gue lebih enak daripada Pancious. Selera orang beda-beda sih ya, yang jelas tempatnya oke punya (bergaya vintage sebagaimana yang lagi ngehip sekarang). Resto Mayang ini ada 2 cabang, di Jakarta tempatnya di Jalan Suryo No.42 Kebayoran Baru. Sedangkan di Surabaya ada di Grand City Mall. Lagi-lagi setelah gue makan disitu dapet voucher free Rp 100.000,- untuk minimum pembelian Rp 200.000,-. Hidup diskon!

Bandung

Perjalanan kedua adalah ke Bandung bersama teman-teman untuk wisata kuliner. Karena gue berangkat nggak bareng mereka, jadi gue janjian untuk ketemu yang lainnya di McD Simpang Dago. McD itu biasa. Tapi buat gue (dan mungkin buat anak-anak Bandung yang kuliah di sekitar sana), gue yakin kalau McD Simpang Dago menyimpan banyak cerita. Tempat janjian ketemuan, tempat makan 24 jam abis ngerjain tugas, dan semuanya hampir ada disini. Gue sempet memfoto spot Simpang dari tempat duduk gue.

Pemandangan dari McD Simpang Dago

Pemandangan dari McD Simpang Dago

Setelah ketemuan dengan mereka, kita semua makan di Koboi Cisitu. Karena gue udah makan di McD Dago, jadi di Koboi gue..tetep aja makan (gimana nggak gempol nih lengan). Buat kalian yang pernah ngekost di Dago Asri, Cisitu, Tubagus Ismail dan sekitarnya, dosa rasanya kalau nggak tau Koboi.

Setelah dari Koboi, kita pindah ke Ciwalk untuk window shopping. Dan impulsively gue membeli topi bundar ini di Mars & Venus. Nggak tau juga ini fungsinya apa, siapatau bisa untuk perlengkapan backpacking bulan Mei nanti hehehe.

Ini bukan batu. Ini topi.
Ini bukan batu. Ini topi.

Setelah dari Ciwalk, dan mumpung Dila lagi tajir (lho?), kita ditraktir Dila di Hartwood. Jadi dulu jaman gue masih kuliah disana, di daerah jalan CImanuk ini ada tempat favorit buat makan bareng temen-temen yaitu Giggle Box (dekat Kopi Progo). Setelah setahun kemudian gue balik ke Bandung, di jalan itu udah banyak jajaran cafe-cafe lucu bangaet. Ada Hummingbird, Hartwood, dan sebagainya. Makanannya enak, jenisnya sama kayak Giggle Box tapi nuansanya lebih bagus dari Giggle Box (padahal menurut gue, Giggle Box aja udah lucu banget desainnya).

Hartwood

Hartwood

Di Hartwood, gue lupa pesen nama makanannya apa. Pokoknya sejenis steak tapi bertepung dan di atasnya dilumuri dengan saus Barbeque. Sedangkan untuk minuman gue pesen cappucino.

Puas dengan Hartwood, kita pindah untuk karaoke 2 jam di Nav Dago. Dan gue seneng banget karena nggak nyangka kalau ada lagu sejadul Alone Again (Naturally). Gue nyanyi dengan serius sedangkan temen-temen gue sibuk ngetawain gue karena tingkat kejadulan lagu yang tiada tara dan keseriusan gue yang lebay dalam bernyanyi.

Puas nyanyi di Nav sampe suara serak, kita semua balik ke Novotel. Oiya ada tips untuk jalan-jalan murah. Bisa manfaatin tuh fasilitas corporate rate untuk nginep di hotel. Jadi kita cari aja hotel yang bisa dapet diskon murah banget karena kita adalah pegawai X.

Tidur jam setengah 4, bangun subuh jam 5, tidur lagi, bangun jam 7 untuk renang. Kita semua renang (niatnya) dan yang terjadi adalah photo session underwater. Kebetulan banget karena temen gue ada yang punya kamera bawah air, jadilah renang pun dilupakan. Gue geregetan sama gue sendiri deh, yang lain bisa pose bagus di bawah air. Sedangkan gue : ada yang matanya merem dan mulut menggembung karena nahan napas, ada yang pahanya gede bener, bahkan ada yang mirip kayak abis kena air keras. Dari belasan foto, gue hanya berhasil satu. (Foto tidak diupload mengingat kejelekan yang tiada tara).

Setelah puas foto-foto dan check out, kita jalan-jalan ke PVJ, mampir di Kartika Sari dan cari kripik Karuhun, lalu makan Iga Bakar di the Kiosk. Abis itu langsung cabcus ke Jakarta jam setengah 5 sore. I love Bandung very much !

Bogor

Di Bogor cuma sebentar sih karena tujuan utamanya rapat. Jadi setelah rapat selesai (jam 10 malem), gue dan temen-temen kantor melanglang ke puncak untuk makan jagung bakar sambil nikmatin pemandangan dari atas. Lalu tidur jam 2. Dan bangun jam 5 langsung pulang ke Jakarta dan ngantor lagi. Lusanya gue pingsan saking capeknya.

Oke, begitulah cerita di awal 2012. Biasa aja, tapi gue sangat menikmatinya. Kita harus bersyukur apapun yang diberi oleh Allah selagi kita masih bisa menikmatinya dan jangan mengeluh untuk berjuang meraih keinginan yang lebih tinggi.

Cheers,

-deguitarra-

 

2 thoughts on “Life is good with traveling, foods, and friends

  1. Halo Travelers …
    Ada info menarik nh…

    Sekarang, hanya dengan biaya 1,5jt rupiah, kamu bisa menikmati perjalanan ke :
    1. Phuket-Phiphi Island – James Bond : 5D/4N
    2. Beijing Tour : 4D/3N
    3. Korea Tour : 5D/4N
    4. Hongkong-Shenzhen-Guangzhou : 6D/5N

    Secara FREEEEEEE………

    Bagi yang berminat dan membutuhkan info lebih lanjut, silakan lanjut secara PM ya…..🙂

    Website : http://tour.kepalanggila.com

    Many thanks Before…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s