Cemilan Lampung

Malam !

Hari ini gue cukup tidak mood gara-gara muncul gosip perihal penempatan gue, Vonny, dan Fifi di Lampung. Daripada berlanjut jadi stres, kita bertiga memutuskan untuk makan pancake durian di tengah kota. Gue tau ini adalah alasan yang nggak nyambung. Yang penting malam ini gue bertiga pengen makan pancake durian.

Akhirnya kita bertiga naik angkot orange ke Garuntang, lalu lanjut angkot hijau ke lapangan Enggal. Konon, di dekat lapangan Enggal ada pancake durian. Di benak gue, yang terbayang sebagai pancake durian itu sebesar kue klapertart sekotak besar. Sesampainya disana, gue terhenyak melihat pancake durian yang ukurannya sangat mini.

Pancake durian. Ukuran 5 cm x 5 cm.

Pancake durian. Ukuran 5 cm x 5 cm.

Gue pun menghabiskan pancake durian dengan gigitan-gigitan kecil (supaya lama habisnya). Ternyata rasanya memang enak banget! Isinya bener-bener durian asli tanpa diolah dan di bagian luar dibalut oleh tepung (seperti lapisan luar kue jajanan pasar). Rekomendasi gue sih enak buat cemilan, tapi jangan kaget dengan keminiannya. Atau di tempat lain mungkin ada yang jual dengan ukuran besar, yang pasti rasanya memang endang bambang buat penyuka durian.

Harga : Rp 7000,-

Letak : Jalan Ikan Blanak Teluk Betung (sebelah KFC)

 

Setelah makan pancake durian, kita bertiga singgah ke tempat langganan pempek andalan, yaiu Pempek 123. Karena udah kesorean, sayang sekali kapal selam dan lenjer favorit gue udah abis. Akhirnya gue pesen Lenggang.

Makan Lenggang sambil melenggang

Makan Lenggang sambil melenggang

Apa bedanya lenggang dengan kapal selam? Kalau kapal selam, telurnya ada di dalem (telur rebus). Tapi kalau lenggang, telurnya ada di luar (telur dadar). Rasanya enak banget.

Harga 1 porsi : Rp 13.000,-

Letak : Pempek 123 (Jalan Ikan Belanak, Teluk Betung, Bandar Lampung)

Setelah makan lenggang, gue tertarik dengan kripik pisang yang juga dijual disana. Walaupun merknya bukan Suseno, gue sangat penasaran. Rasanya agak dosa kalau nggak makan kripik pisang di Lampung. Akhirnya gue kripik pisang rasa keju, walaupun lagi-lagi nggak sesuai bayangan. Gue kira kripik pisang itu ditaburi oleh bubuk keju yang banyak banget. Tapi ternyata cuma kripik pisang biasa, aroma kejunya ada tipis-tipis kering nempel di kripik.

Kripik pisang kepok

Kripik pisang kepok

Harga (250 gram) : Rp 9000,-.

Letak : Pempek 123 (Jalan Ikan Belanak, Teluk Betung, Bandar Lampung)

 

Begitulah cemilan yang gue makan malam itu di tengah kota Lampung. Kalau ada yang penasaran, boleh banget dicoba buat jajan-jajan lucu di sore hari.

Salam,

deguitarra

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s