Ladda Land vs Insidious

Hihihiiiiiiii… (ceritanya ketawa kuntialanak)

Akibat permasalahan yang terjadi di negeri kita tercinta ini mengenai pajak impor film, yang membuat Harry Potter dan film summer Hollywood lainnya nggak bisa masuk Indonesia, gw pun melirik film lain yang lumayan bisa jadi hiburan. Dan sekarang gw pengen ngomongin tentang film horor yang lagi hip ditontonin orang-orang di bioskop. Maksud gw bukan Ada Apa dengan Pocong atau Kepergok Kuntilanak, film yang mau gw omongin adalah film horor Thailand berjudul Ladda Land dan film horor Hollywood berjudul Insidious, yang diputer secara berbarengan sehingga bisa kita bandingin.

Oiya, sebelom gw ngomongin tentang tuh film, gw mau beropini dulu (cieeh). Jadi menurut gw, seserem-seremnya setan Belanda, vampir, drakula, Edward Cullen, atau apapun itu, sesungguhnya setan yang paling mengerikan adalah SETAN LOKAL! Terutama yang berawalan huruf “P” itu (bahkan menulisnya aja gw ngeri). Jadi setidaknya ada yang bisa kita banggakan ya dari negeri kita ini, muahaha. Baiklah, mari kita bicarakan Ladda Land dan Insidious.

1. POSTER

Btw, menurut kalian lebih serem mana kalo diliat dari posternya? Kalo kalian disodorin nih poster, lebih tertarik nonton yang mana?

Ladda Land

Ladda Land

Insidious

Insidious

Atau yang ini ??

Ada Apa dengan Pocong? Ada apa?

Ada Apa dengan Pocong? Ada apa?

Oke, sekarang gw mau ngomongin perbandingan antara Ladda Land dan Insidious serta Ada Apa dengan Pocong. Keduanya ada sedikit kemiripan di scene awal, yaitu tentang keluarga yang pindah rumah dan merasakan sesuatu yang aneh di rumah itu.

2. CERITA

Kalo diliat dari segi ceritanya, gw lebih suka Insidious. Ada alur ceritanya, kenapa si x jadi begini, kenapa si y jadi begini. Dan yang gw suka adalah how the movie visualize about another dimension of life. Gw dari dulu sering banget denger orang bilang : “kita nggak akan bisa liat setan, orang dimensinya aja beda”. Dan gw dari dulu nggak ngerti, what the h*ll is dimensinya bedaaa??? Mungkin memang itu juga di luar pemikiran manusia sih ya, tapi melalui film itu (yang walaupun film itu juga cuma gambaran terkaan doang sih) gw jadi sedikit ada imajinasi tentang “oh, begini toh maksudnya dimensi lain”. Tentang dunia di lain dimensi, sebenernya sebelumnya pernah gw tonton di film The Lovely Bones, tapi efek animasinya terlalu canggih buat gw sehingga gw masih rada bingung, hehe. Jadi gw malah jadi lebih ngerti dengan nonton Insidious ini.

Kalo Ladda Land, menurut gw ceritanya standar dengan alur maju. Tapi ada nilai plusnya tentang moral kehidupan sehari-hari, misalnya nggak boleh hamil sebelum nikah, sebisa mungkin menghindari utang, harus percaya sama anak, dan lain-lain.

3. KETEGANGAN

Seperti yang gw bilang di awal, setan lokal emang paling serem. Dan menurut gw berbanding lurus dengan jarak negara ke Indonesia. Tapi bukan berarti gw menganggap setan Malaysia ama setan Singapore serem banget lho ya. Ehm, maksud gw, karena Thailand letaknya lebih deket ke Indonesia dibanding Amerika, jadi gw ngerasa setan Thailand lebih serem karena ada kemiripan-kemiripan. Misalnya, setan berambut panjang mungkin mirip Mbak Kunti kalo di Indonesia. Kalian udah nonton film horor Thailand yang judulnya 4bia (Phobia) 1? Waktu itu gw nonton di dvd sendirian, di kamar kosan gw pada suatu sore yang hujan deres dengan petir menyambar-nyambar. Di cerita ke-1, gw nendang laptop saking kagetnya. Di cerita ke-2 ama cerita ke-3, biasa aja. Tapi gw nyerah pas cerita keempat, yang scenenya ada di dalem pesawat dengan setan putri cewek yang merongrong di dalem pesawat. Beuhh itu serem banget menurut gw! Karena sesungguhnya makin Asia wajah seorang setan, makin mengerikan setan tersebut.

Back to Ladda Land, jadi menurut gw, setan di Ladda Land ini cukup mengerikan dan membuat gw yang awalnya duduk manis di bioskop, lama-lama berpose melungker di kursi serta mencakar-cakar lengan orang sebelah dengan lebaynya.

Tapi, ada sedikit tipe ketegangan antara Ladda Land dan Insidious, seperti ini :

Kalo Ladda Land, gw sering bilang : “anjir anjir.. Itu setannya di belakang lo, anjiiiir.. AAAAAAAAAAARGH !!!

Kalo Insidious : *menikmati film* “AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAARGH WANJEEER!”

Jadi, kalo Ladda Land, lo bakal tau kapan setan itu bakal muncul. Misal pas malem-malem, hujan, dia sendirian. Ada bunyi-bunyian aneh, tiba2 JRENG!

Tapi kalo insidious, ada 2 orang lagi ngobrol siang-siang, ngobrol santai, tiba-tiba lo ngeliat yang beginian di depan orang yang lo ajak ngobrol :

Ba!

Ba!

Dan lagi, kalo insidious masih ada leluconnya, misal pas sekelompok pemburu hantu dateng ke rumahnya, ada adegan-adegan konyol disitu. Bahkan memburu hantunya siang-siang lho! Tapi masih aja ngagetin. Ada juga lagu klasik era 70an yang diputer berkali-kali di film itu, padahal itu musiknya riang banget buat dansa, tapi saat itulah setannya keluar. Jadi setelah nonton tuh film, gw agak terngiang-ngiang ama lagunya.

Begitulah perbandingan antara Ladda Land dan Insidous. Gw sengaja nggak bikin resensinya, mending kalian nonton sendiri aja biar lebih surprise. Jadi menurut gw, Ladda Land lebih ngeri. Tapi insidious lebih ngagetin dan ceritanya lebih bagus. Tonton deh dua-duanya, and let them compared!

Salam,

-deguitarra-

3 thoughts on “Ladda Land vs Insidious

  1. Hahaha! Insidious emang paling sip!😆 Tapi kata adik saya sih masih kalah ama pilem2 horor thailand.😀 Adik saya emang hobinya pilem horor.😀

    Insidious, hasil buah tangan yang bikin SAW ama paranormal activity.🙂 Setuju ‘kan, kalo saya bilang sound pilem “Insidious” sangat mantab? Kalo nonton pilemnya emang harus digedein volumenya. Kayaknya gak seru kalo nonton via DVD, harus di bioskop.😀 Suara biolanya itu lho, yang bikin ngagetin.:mrgreen:
    Setannya sih gak begitu serem, tapi suaranya yang harus diakui ngebikin kaget.😀

    Terus saya jadi suka lagu “Tiptoe through the tulips” yang jadi musik pengiring si setan merah “darth maul” itu.:mrgreen:

  2. Iyaa Sooop, insidious emang seruu! Tapi setannya lebih serem yang di Ladda Land..😆

    Sepakat Soop! Itu lagu biola menyayat2 aduh ampun deh.. Lagu dansa yg era 70an itu juga, padahal lagu riang gitu tapi jadi serem.. Hooo judulnya Tiptoe through the tulips? Hmm.. *mau download tapi takut*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s