How to spend our weekend, as a single-career woman?

Good evening dear you all!

Di post ini, gw mau cerita tentang aktivitas gw tiap weekend. Tapi di weekend kemaren, gw menghabiskan banyak aktivitas yang seru (menurut gw).

Oke, tapi sebelumnya, gw mau cerita dulu tentang gw sendiri. Gw adalah cewek yang menghabiskan masa kecil di Bandung.  Pas kelas 5 SD, bokap gw dipindah ke Surabaya sehingga sekeluarga ngikut semua untuk pindahan ke Surabaya. Akhirnya, gw pun resmi jadi orang Surabaya dengan medok yang mengental di darah daging *mulai lebay*.

Pas gw duduk di kelas 3 SMA, gw tertarik untuk kuliah S1 di NTU (Nanyang Technological University) di Singapore. Sekeluarga pada heran, ngapain kuliah jauh-jauh, kalo mau kuliah di luar negeri, mending nanti aja pas S2. Tapi entah kenapa, dari dulu gw pengen coba ngerasain hidup jauh dari keluarga, kayaknya hidup lebih bakal ‘hidup’ soalnya bakal lebih banyak tantangan yang kita temuin. Tapi, semesta tidak menyetujui gw kuliah S1 di Singapore, dan akhirnya gw dengan nekadnya ikut tes masuk MMU (Multimedia University) yang ada di Malaysia. Dan diterima! Tapi sayangnya, gw nggak diijinin ortu gw soalnya kejauhan. Waktu gw sedih2 gara-gara nggak dibolehin kuliah disana, Bokap gw sempet bilang “mendingan kuliah di ITB aja kalo mau jurusan teknik”. Gw jadi bingung sendiri, sebenernya passion gw apa sih? Dari dulu, gw maniak kedokteran, tapi kenapa jadi tes2 di jurusan teknik gini ya?

Akhirnya setelah memantapkan hati, gw pun pilih teknik industri dan diterima di STT Telkom program beasiswa prestasi, tapi jurusan teknik elektro. Nyeh. Dan akhirnya gw ikut tes ITB, dan diterima di teknik industri.

Huaaa ternyata intronya kok jadi kepanjangan giniiiiiiii !!!!!!

Baiklah, back to the topic. Dan sekarang, berdirilah gw di Jakarta pinggiran, bekerja dan ngerasain ternyata begini jadi wanita karier, hehe. Sebagai wanita karier single yang jauh dari keluarga, kita harus pinter-pinter memanfaatkan waktu weekend supaya nggak bosen. Biasanya sih gw jalan bareng temen-temen ke mall (ntah kenapa, mall is one of my mood booster, maybe it takes the first rank), walaupun nggak ada yang dibeli. Tiap ke mall, gw bahagia ngelihat barang2 yang dipajang di etalase. Nyoba2 baju siapatau ada yang cocok, lihat2 buku, belanja bulanan, ngobrol bareng temen kuliah di Jco, dan masih banyak lagi.

Selain mall, yang bisa membunuh kebosanan gw adalah internet, dvd, buku, dan bbm.

Dan Jumat kemaren, sepulang dari kantor, seperti biasa gw mencuci baju dan menyetrika. Dan gw memutuskan untuk nggak makan malem karena kondisi perut yang semakin berlipat. Malem itu, gw cuma makan bubur bayi.

Usai membersihkan pekerjaan rumah kosan, gw nyalain laptop. Dan gw menonton film Thailand, judulnya Crazy Little Thing Called Love. Berdasarkan isi cerita, ni film bener2 klise. tentang cewek yang buruk rupa, naksir ama cowok maha ganteng di sekolahnya, dan dia berubah jadi wanita cantik banget, dan ..(seterusnya tonton sendiri). Tapi, coba tonton deh. Film ini bener-bener menarik, seru, and so damn worthy to watch!!!!!

Crazy Little Thing Called Love

Crazy Little Thing Called Love

Di bagian awal, gw ngakak gara2 banyak adegan konyol dan nggak masuk akal. Tapi di bagian 3/4 ending sampe ending, langsung berubah drastis jadi sedih, huaaaaaaaaa!! Ada salah satu bagian dimana gw nangis kenceng banget, sampe air mata netes-netes di lantai dan dikerubungin semut.

Jadi, di bagian hampir ending, ada lagu ost yang teksnya adalah seperti ini :

I don’t understand. Why it must be you.

To be the one in my heart

I have met many people. But it must be you eventually

Gw nggak ngerti apa karena gw nonton jam 12 malem yang sepi, jadi lagu itu bisa membangkitkan gelora galau di dalam dada! *sabar*. Ada lagi ost yang bikin gw banjir.

Don’t know how long is it

That I have to resist everything

Hide all of the truth in my heart

Everytime we meet

Everytime you turn to me

That I pretend to be still

Do you know how much I have to force myself

Can you hear that?

My heart is telling you I love you

But I cannot reveal my true feeling to anyone

Can you hear that?

But I had to release it cause others would curious

is waiting there for you to open

Can only hope you will know it

Someday, though I love you

Though I feel it

But deep inside isn’t brave enough

*memang susah dan sedih lho merelakan seseorang untuk orang lain yang lebih membutuhkan, huhu

Okee, itu aktivitas hari Jumat.

Di hari Sabtu, gw ke Mall Kelapa Gading untuk belanja bulanan. Disana, gw sumringah. Papan diskon beterbaran dimana-mana! Di Sogo, X (S, M, L),  the Executive (bahkan sampe 80 %), Et Cetera, dan lain-lain. Tapi sayang banget, nggak ada yang cocok, hiiiks.. Jadilah gw beranjak ke Gramedia dan nemu buku yang hampir aja gw beli, tapi nggak jadi, judulnya Why Men Want Sex and Women Need Love. Kayaknya isinya seru (walaupun mungkin nggak sesuai karena para respondennya orang barat). Sepulangnya dari Mall Kelapa Gading, gw nonton dvd lagi, yaitu film yang lagi hip gara2 pemeran utamanya menang sebagai Best Actress di Oscar 2011, yaitu Black Swan. Ni film bikin capek deh nontonnya. Dibilang horor, iya dikit. Dibilang drama, iya juga. Dibilang thriller, iya. Pokoknya filmnya gelap, freak, dan cukup tegang. Tapi gw suka karena jalan ceritanya unik dan nggak biasa.

Hari Minggu, gw memutuskan untuk jalan-jalan sendirian ke Plasa Semanggi. Gw penasaran dengan baju di Sogo kemaren yang nggak jadi gw beli karena masih cukup mahal (menurut gw), maka gw meluncur ke Centro untuk cari siapatau juga lagi pada diskon. Tapi ternyata disana lagi sepi papan diskon, heu. Akhirnya gw pun ke Gramedia untuk mencari buku yang kemaren. Ternyata, gw malah membeli buku lain yang kelihatannya menarik dan belakangan ini gw sedang cari buku yang membahas tentang itu, yaitu “Investasi Mudah dan Murah”. Selain itu, gw juga beli majalah Cleo yang bonusnya adalah Beauty Handbook. Setelah dari Gramedia, gw baca majalah di Jco as usual, sambil menikmati Jcool sendirian.

Sampe di rumah, gw ketiduran saking capeknya perjalanan berdiri gw di busway. Gw ketiduran kurang lebih sejam, sampe gw sadar belom sholat Ashar. Akhirnya gw pun sholat, cuci baju, mandi, dan pergi keluar untuk beli beras dan jus melon. Sampe di kosan, gw nyalain laptop untuk nonton dvd lagi, film Thailand, judulnya Hello Stranger. Menurut gw, film yang ini standar. Kisah percintaan yang awalnya agak membosankan, tapi endingnya gw suka.

Dan sekarang gw menghabiskan waktu gw dengan menulis blog seperti biasa. Tapi bedanya, malem ini gw berusaha keras untuk nggak ngemil, daaan berhasil!

Oke, itulah cerita singkat tentang kegiatan gw yang standar di weekend, tapi menurut gw itu sudah cukup mengisi waktu luang di tiap weekend. Memang sih kadang-kadang ada rasa homesick pengen pulang, tapi kita harus membiasakan diri untuk menghadapi kenyataan. Mengisi waktu luang nggak harus mahal, yang penting bisa bikin lo happy dan puas.

Happy weekend,

-deguitarra-

4 thoughts on “How to spend our weekend, as a single-career woman?

  1. Jeeeeeng, gw udah lama nggak nulis gara2 ganti provider internet yang bikin gw nggak bisa upload foto..
    Huaaaaaaaa beteeee..
    Okee insya Allah bulan depan nulis lagi, hihi thx ya jeng..
    Lo juga nulis lagi dong jeeng

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s