Celoteh Pelabuhan

Tua-tua keladi meng-alay

Pada suatu hari, Fifi naik angkot di samping supir. Supir angkot yang ditengarai sudah berumur 65 tahun ini tiba-tiba menyodorkan HPnya ke Fifi.

Supir angkot  : Mas, tolong ni saya nggak bisa baca sms. Nanti kalo ada sms masuk dari istri saya, bacain ke saya ya.

Fifi                     : Oke pak.

*HP getar*

Ternyata inbox full. Tapi Fifi nggak sengaja udah terlanjur buka salah satu sms di hp itu dari sebuah nomer. Dan ternyata isi sms yang ditujukan kepada bapak umur 65 tahun itu adalah :

Aku cayank kamu.”

——————————————————————————————————————————————-

Yakin?

Gw : Saya Anin, Pak.

X    : Yakin..

Gw : Iyalah pak.. Yakin saya..

X     : Maksudnya, nama saya Yakin.

*Didengar oleh para kuli pelabuhan yang yakin bahwa gw akan segera dipecat*

———————————————————————————————————————————————-

 

5 thoughts on “Celoteh Pelabuhan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s